Selasa, 03 Februari 2015

Sejarah Busana Muslim Indonesia

Sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945, hubungan antara Islam dan negara adalah hubungan yang sulit. Pemerintah Indonesia menolak permintaan menjadi negara Islam sejak kemerdekaan. Sekalipun sebagian besar penduduk Indonesia beragama Islam, agama itu tidak ditetapkan satu-satunya agama yang resmi di Indonesia. Ada lima agama resmi di Indonesia, dan kedudukan agama Islam sederajat dengan agama-agama lain. Pemerintah Orde Baru selalu mendorong partisipasi Islam dalam masalah sosial, tetapi Islam politik ditindas, khususnya sumber kekuasaan Islam politik(Brenner 1996:676).Gerakan Darul Islam – gerakan yang berusahamendirikan negara Indonesia sebagai negara Islam, tetapi dibredel pada tahun 1962 -memberi masyarakat Indonesia dengan perasaan negatif terhadap fundamentalisme di Indonesia(Jenkins 1998).

Oleh karena itu, waktu jilbab menjadi populer pada tahun-tahun 1980’an, berarti dipengaruhi oleh situasi politik di Indonesia . Pada waktu itu, dan beberapa tahun-tahun seterusnya, masih ada banyak perusahaan dan organisasi yang melarang pegawai perempuan berjilbab(Powell 2003).

Kalau berdiskusi pemakaian jilbab biasanya didiskusikan di antara konteks identitas dan politik di Indonesia. Sejak dipakai di Indonesia berjilbab itu menjadi lambang melawan kepada pemerintah, mengekspresikan pilihan sendiri dan cara menunjukkan identitas sendiri(Marcoes-Natsir, 2004).

Pada tahun-tahun 1980’an para pemudi di kota mulai berjilbab. Mereka berhenti memakai kebaya (yang menunjukkan lehernya) dan sarong (yang ketat) dan gaya rambut yang sulit. Reaksi terhadap perilaku ini kebingungan, kemarahan dan kecurigaan. Para pemudi dianggap sebagai orang fanatik atau fundamentalis oleh masyarakat, termasuk keluarga dan teman-teman. Pemerintah menciptakan aturan supaya busana Muslim dilarang di kantornya. Pilihan berjilbab pilihan yang berat.

Sebagai akibat gerakan revolusi Islam di negara Iran (yang mewajibkan perempuan berjilbab), suasana supaya berjilbab menjadi lebih terbuka di seluruh dunia, termasuk negara Indonesia. Globalisasi Islam terjadi melalui perkembangan televisi dan media massa. Orang Islam mulai merasa anggota masyarakat internasional(Brenner 1996:678). Sebelum itu berbusana Muslim dianggap sebagai hanya untuk Ibu-Ibu taat yang sudah tua yang tinggal di desa. Kelihatannya lebih banyak orang Indonesia menjadi senang kalau mengekspresikan sendiri sebagai orang Islam secara berjilbab(Jenkins 1998).

Mengapa terjadi kebangkitan Islam di Indonesia? Sebenarnya, fenomena ini bukan kebangkitan di Indonesia, karena dalam sejarah busana Muslim tidak biasa. Di negara-negara lain ada kebangkitan, misalnya di Timur Tengah, tetapi di Indonesia fenomena ini agak baru. Di Indonesia fenomena ini mungkin terjadi jadi oleh karena keadaan politik dan ekonomi.Suharto menjalin hubungan dengan pemimpin Islam, untuk mendapatkan sokongan mereka bagi kelangsungan rezim Orde Baru. Pemerintah Orde Baru memberi pembiayaan kepada pembangunan institusi dan organisasi Islam, misalnya bank-bank, pers Islam, mesjid, dan lembaga pendidikan. Keluarga Suharto ingin dianggap sebagai lebih taat, terus mereka naik haji, dan anak perempuan mulai berjilbab. Mereka sering menghadiri upacara Islam. Anak perempuan Suharto – Tutut – mulai berjilbab dalam gaya yang menarik, dan perempuan-perempuan mencoba mirip gayanya. Ini merupakan permulaan gerakan mode Islam.

Pada awalnya, gaya-gaya dan desain-desain mahal dan akibatnya bisa dibeli oleh orang kaya saja. Tetapi desain yang lebih murah dan gaya yang biasa diciptakan sendiri. Hal ini berarti bahwa mode Islam menjadi tersedia untuk semua tingkat golongan masyarakat(Marcoes-Natsir, 2004). Tidak lama lagi jilbab dan kerudung dimasukkan sebagai pakaian adatSejarah popularisasi busana Muslim dipengaruhi oleh keadaan politik, sosial, dan ekonomi. Tetapi bagaimana pada saat ini? Busana Muslim sudah dipakai oleh banyak warga Indonesia, dan sudah diterima oleh kebanyakan orang Indonesia.

begitulah sejarah busana muslim, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar